Surat Terbuka untuk Remaja Muslim Indonesia

Agustus 17, 2008 at 6:19 am 4 komentar

Kehidupan remaja saat ini sangat mengkhawatirkan. Budaya barat menyerang mereka setiap hari. Di tengah-tengah masyarakat yang acuh, ternyata masih ada sekolompok orang yang peduli terhadap persooalan remaja ini. Salah satunya yang dilakukan oleh Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia, Ahad (10/08), menyampaikan surat terbuka muslimah HTI untuk remaja Muslim Indonesia.

Surat yang disampaikan melalui Jurubicara Muslimah HTI, Febrianti Abassuni mengajak para remaja Muslim Indonesia untuk peduli terhadap persoalan yang menimpa mereka. Muslimah HTI juga mengajak remaja dan pemuda harapan umat tersebut melakukan perubahan.


“Wahai Sahabat, Kekasih Allah, umat telah memanggilmu! Umat telah memanggilmu! Umat menaruh harapan besar di pundakmu,” demikian salah satu ajakkan yang tertuang dalam surat terbuka tersebut.

Lebih jelasnya berikut kami kutipkan isi surat lengkap surat terbuka untuk remaja muslim tersebut.
==========================================================

Surat Terbuka untuk Remaja Muslim Indonesia
No: 05/PN/08/08 Jakarta, 10 Agustus 2008
Wahai Sahabat, Kekasih Allah..

Kita sekarang hidup dalam “kampung kecil” dunia global. Batas-batas imajiner antar negara saat ini semakin tidak kita rasakan lagi. Apakah engkau merasakan bahwa “kampung kecil” kita saat ini begitu getol mengajak kita melupakan bahwa kita ini adalah hamba Allah?

Karena ajakan yang getol itu banyak sahabat-sahabat kita tidak lagi merasa berdosa ketika melakukan perbuatan yang dilarang Allah kekasih kita. Pernahkan kalian tahu bahwa Penelitian Objectively Verifiable Indicators (OVI) SeBAYA Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jatim 2004 menunjukkan hasil bahwa para responden usia 15-24 tahun yang sudah melakukan hubungan seksual dengan satu orang atau lebih, yakni sebanyak 49 orang dari 360 responden? Sejak Januari-Nopember 2004, tercatat 227 remaja yang melakukan konsultasi, 90 diantaranya telah melakukan seks bebas dan delapan orang positif hamil? Sedihkah engkau ketika tahu bahwa mereka melakukan itu tanpa merasa bersalah kepada kekasih kita Allah?

Harusnya kita selalu sadar bahwa Allah yang telah menciptakan kita, yang telah memberikan kehidupan kepada kita. Kita mampu bergerak karena Allah yang memberi kita jiwa. Kita mampu berpikir, bernafas,melihat,mendengar,dan meraba karena Allah memberikan kita kemampuan itu. Maka sudah sepantasnyalah kita hidup untuk melakukan yang terbaik menurut pencipta kita, pemberi kehidupan kita. Kita rasanya tidak punya keberanian untuk menentangnya, karena jiwa kita ada dalam genggamanNya.

Wahai Sahabat, Kekasih Allah..

”Kampung kecil” kita saat ini mengarahkan kita jadi pekerja-pekerja murah untuk mengolah kekayaan alam kita yang berlimpah ruah demi memperkaya para penjajah. Tahukah engkau emas kita dikuasai pengusaha Freeport. Sembilan puluh persen kekayaan minyak dan gas kita dikuasai oleh penjajah yang lain? Lihatlah di sekitar kita. Fenomena keterpurukan. Fenomena kesedihan. Semakin banyak mereka yang putus sekolah. Semakin banyak mereka yang harus berjuang di jalan menjadi pengamen, pemulung. Kenapa bisa terjadi kalau negara ini sebenarnya kaya? Apakah kita akan membiarkan kondisi ini terus berlanjut?

Wahai Sahabat, Kekasih Allah

Engkaulah remaja, pemuda harapan umat. Engkaulah bagian dari umat terbaik yang Allah turunkan ke tengah manusia. Di tanganmu perubahan itu bisa diwujudkan. Ditanganmu kemaslahatan manusia dipertaruhkan. Kembalikan kekayaan yang telah Allah anugerahkan ke tangan umat, untuk kesejahteraan umat. Rebut kembali kekayaan itu dari tangan penjajah!

Wahai Sahabat, Kekasih Allah

Umat telah memanggilmu! Umat telah memanggilmu! Umat menaruh harapan besar di pundakmu. Semoga Allah senantiasa memberikan kekuatan kepada dirimu untuk terus berbuat, untuk terus bergerak untuk menjadi pemuda tangguh. Pemuda berkepribadian Islam. Bersama-sama dengan pemuda muslim lain, menyusun barisan rapi, menghadirkan solusi Islam, menegakkan kembali peradaban Islam. Menghilangkan pengaruh peradaban kapitalisme yang rendah di dunia, sehingga hidup manusia akan menuju kembali ke kehidupan yang cemerlang.
JURUBICARA MUSLIMAH HIZBUT TAHRIR INDONESIA

Febrianti Abassuni
HP. 08129049930
Email : febrianti@hizbut-tahrir.or.id / febrianti.abassuni@gmail.com This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
Gedung Anakida Lt. 7
Jl. Prof. Soepomo No. 27, Jakarta Selatan – 12790
Telp / Fax : (62-21) 8305848
Website : http//:www.hizbut-tahrir.or.id

==========================================================

Selamatkan Remaja Muslim!

Apa yang disampaikan oleh salah satu elemen umat Islam ini patut kita sambut. Memang benar, remaja dan pemuda Muslim saat ini berada dalam serangan brutal dari Barat yang siap menikam mereka dari segala sisi. Remaja dan pemuda Muslim merupakan aset umat yang berharga. Di tangan-tangan merekalah, perubahan masa depan yang lebih baik. Bila remaja saat ini bobrol, entah bagaimana kehidupan negeri ini di masa mendatang.

Sudah selayaknya, semua komponen dan elemen bahu membahu untuk menyelamatkan generasi muda muslim dari segala bentuk serangn brutal para kapitalis sekular. Satu-satunya cara agar kita selamat adalah kembali pada Islam. Ya, kembali pada Islam, dan hanya Islam saja. Bagaiamana mungkin kita mengenal Islam yang sempurna itu, sementara pelajaran agama di sekolah hanya dua jam? Mau, tidak mau para remaja dan pemuda mengkaji Islam komplit, di luar jam sekolahan alias remaja musti ngaji!

Tentu mengandalkan remaja saja tidaklah cukup. Keluarga, masyarakat serta negara bertanggungjawab atas persoalan remaja dan pemuda saat ini. Maka, semua komponen tersebut harus bahu membahu untuk membangunkan para remaja muslim saat ini agar mereka bangkit. Bila mereka diam saja atau tak peduli, yakinlah, di akhirat kelak semua akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah Swt. Pada saat itu, tak ada seorang pun yang bisa mengelak dari hisab-Nya. [f/m/syabab.com]

Entry filed under: Friends. Tags: .

Misi Pluralisme di Balik Novel Ayat-ayat Cinta AL-QUR’AN: Sesuatu yang tidak diacuhkan.

4 Komentar Add your own

  • 1. WIDAYANTI  |  September 25, 2008 pukul 5:00 am

    Iya aku dukung sepenuhnya apa yang di sampaikan htisemoga alloh dan rosul nya memberikan rahmat dan hidayahnya kpda kta semus kaum muslimin dan muslimah

    Balas
  • 2. arifin  |  November 27, 2008 pukul 7:13 am

    masya alloh,semoga alloh selalu emberi petunjuk rahmat taufik serta hidayahnya keppa hambah – hambahnya…
    yang soleh soleha,agar menjadi lebih baek lagi ke imanan serta ketakwaanya kepada alloh saw,..

    Balas
  • 3. darius  |  Desember 17, 2008 pukul 7:12 am

    buat mbak2 ana kira demo nya ga usah di jalan dulu cukup dimulai dari kampus antum dulu ajaklah semua wanitanya pake jilbab & ajak mereka ke masjid untuk belajar agama agar mereka pulang ke rumah / kost udah ada bekal agama. Bgmnapun juga wanita adalah tiang negara apabila mereka baik maka negarapun akan baik. Dan jgn lupa selalu mendoakan mereka yg blm sadar

    Balas
  • 4. Azzahra Azra  |  Januari 9, 2009 pukul 3:25 am

    moga saja apa yg di sampaikan oleh HTI ada manfaatnya…………
    jazzakumullahu khairan…..

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Subscribe to the comments via RSS Feed


.:My Profile:.


Just one of a weak 'Abdullah', n try to be a real Islamic struggler

Posts

Agustus 2008
S S R K J S M
« Apr   Sep »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Itung Pengunjung:

  • 340,139 lawatan

%d blogger menyukai ini: