Taqwa : Jalan keluar para mukhlisinalahuddin

April 15, 2007 at 3:15 am 11 komentar

Tawakkal’alallah

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Puji syukur hanyalah milik Allah semata, pemilik seluruh alam raya, penggengam setiap mahluq yang bernyawa, yang tiada Illah melainkan Dia, Selawat serta salaam semoga tetap
tercurahlimpahkan kepada junjungan alam Baginda Muhammad Raasulullah shalalahu
‘alaihi wasallam, juga kpd para ahlinya, sahabat-sahabatnya, para tabi’in dan seluruh ummatnya dimanapun mereka berada yang senantiasa beristiqomah, konsisten dan konsekuen terhadapa seluruh ajarannya.

Ikhwah Fillah rahimakumullah yang insya Allah senantiasa berada dalam lindungan
dan karunia-Nya.
Allah berfirman:
“Kamu adalah UMAT YANG TERBAIK yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh
kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah.
Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara
mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.”
(QS.Ali-imran:110)


Islam adalah agama teragung dan termulia, ummat-nya digelari Allah ‘khairul ummah’ / ummat yang terbaik, pedomannya adalah pedoman yang paling sempurna, tiada suatu hal permasalahan sekecil apapun yang tak tercatat didalamnya, Nabinya adalah insan sebaik-
baik insan di muka bumi, tiada insan yang sesempurna dan semulia nabi kita.

Lantas apa lagi yang kurang dalam ISLAM…Agama kita…..Dien kita.
Perihal apa-lagi yang kita sangkisan/ragukan padanya…wahai orang-orang yang yaqin…???

Hidup di didunia ini adalah ujian, cobaan yang penuh dengan pengorbanan dan perjuangan…. ia bukanlah tujuan akhir kita…karena ia bersifat fana, melalaikan dan melupakan
serta menghinkan bagi siapa yang memburu dan mengejarnya….

Harta, Tahta, Wanita….adalah perhiasan dunia….. mengapa orang-orang ramai sangat untuk berlomba-lomba memburunya…..??? Segala daya dan upaya ia coba kerahkan dari yang terlihat halal sampai yang diharamkan
oleh Allah….(Masya Allah)
Padahal itu semua adalah fatamorgana.

Sesungguhnya Allahu Rabbi telah menjanjikan pada kita semua sebuah tempat-kembali yang sebaik-baiknya tempat peristirahatan nan abadi penuh dengan kebahagiaan………………….. yaitu Jannatun na’im

Mengapa juga kita harus bersikap lemah, dan bersedih hati ketika Allah menguji kita dengan beberapa ujian-Nya….???
Padahal itu semua adalah bagian daripada cinta-Nya kepada kita…

Mohon dihayati ayat-ayat berikut ini:
—————————————
“Janganlah kamu bersikap LEMAH, dan janganlah (pula) kamu BERSEDIH-HATI,
padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.”
(QS.Ali-Imran:139)

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka akan dibiarkan begitu saja dengan mengatakan: “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?”(QS.Al-Ankabut:2)

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan, sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berjihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.”(QS.At-Taubah:16)

“Disitulah diuji orang-orang mukmin dan digoncangkan (hatinya) dengan goncangan yang sangat.”(QS.Al-Ahzab:11)

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu?
Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.”
(QS.Al-Baqarah:124)

Namun Allah Maha mengetahui segala kelemahan Hamba-hamba-Nya:
“Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya.”(QS.At-Thalaaq:7)

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya”(QS.Al-Baqarah:286)

Jika sekiranya kita adalah seorang Hamba yang ikhlas dalam menjalankan agama-Nya tentulah Kunci dari segala masalah yang tengah kita alami dan rasai (baik permasalahan pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa dan negara) adalah TAQWA….dengan sebenar-benar ketaqwaan kepada-Nya….

/* Taqwa adalah menjalankan SELURUH PERINTAH-NYA tanpa reserve yang telah
ditetapkan oleh-Nya dalam Al-Qur’an dan dicontohkan oleh Rasulnya (As-Sunnah)

Allah akan memberikan solusi dan jalan keluar bagi siapa saja dari Hamba-Nya
yang ikhlas dalam menjalankan keta’atan kepada-Nya, yaitu:

  1. Barangsiapa bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar
  2. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.
  3. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.
  4. Dan barang-siapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya.
  5. Dan barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan menghapus segala kesalahan-kesalahannya dan akan melipat gandakan pahala baginya.
  6. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar apa yang Allah berikan kepadanya.

——————————–(QS.At-Thalaaq:2-5,7)———————————–

Wahai mukminin & mukminat yang senantiasa bertabayyun dan beristiqommah di jalan-Nya….
Hendak kemana lagi kita akan mencari mengharapan dan penolong selain daripada-NYA…???

Allah teramat sangat cinta pada Hamba-hamba-Nya yang ‘mukhlishinalaahuddiin’..
Yaitu orang-orang yang memurnikan keta’atan kepada-Nya dalam menjalankan
agama yang lurus…

Mengapa kita selalu risau, gundah, gelisah yang tak menentu, padahal Allah-
lah tempat sandaran kita juga sebagai pembela dan penolong kita….!!!

Wahai mukminin & mukminat…

Laa Tahzan…..
Laa Tahzan…..
Laa Tahzan…..

KAMULAH ORANG-ORANG YANG PALING TINGGI DERAJATNYA), JIKA KAMU ORANG-ORANG YANG BERIMAN.

Wallahu ‘alam bishawab.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi
wabarakatuh.

Entry filed under: Friends. Tags: .

.:Nothing differences among us:. Dunia, oh Dunia…

11 Komentar Add your own

  • 1. myimagine  |  November 16, 2007 pukul 12:42 am

    Subbhanallah….semoga Allah membuka hati dan tak bosan membimbing kita..amin (afrianto.com)

    Balas
  • 2. myimagine  |  November 16, 2007 pukul 12:42 am

    Subbhanallah….semoga Allah membuka hati dan tak bosan membimbing kita..amin (deni.afrianto.com)

    Balas
  • 3. lita  |  Februari 9, 2008 pukul 6:09 am

    terima kasih karena baca artikel diatas saya jadi tidak lemah lagi.saya yakin Allah itu ada dan pasti menolong saya saat ini.

    Balas
  • 4. baron  |  Juli 31, 2009 pukul 3:51 pm

    apakah ada jln keluar itu………..?

    Balas
  • 5. kuncoro wardoyo  |  November 17, 2009 pukul 5:02 pm

    bagus mas…saya jadi lebih ingat lagi…akan makna taqwa !!!!!!!!!!

    Balas
  • 6. iman kuncoro  |  Desember 8, 2009 pukul 3:15 am

    saya haruz byk sabar seperti para anbiya n sahabat ra….

    Balas
  • 7. MadSoleh  |  April 10, 2010 pukul 8:33 am

    Terima Kasih

    Balas
  • 8. lee  |  Juli 18, 2010 pukul 1:29 pm

    terima kasih .ayat-ayat yg anda tulis menguatkan saya

    Balas
  • 9. SUGENG HP  |  Juli 28, 2010 pukul 7:12 am

    terimakasih

    Balas
  • 10. Zie Ahmed Al-Djun  |  Juli 14, 2011 pukul 10:40 am

    laa tahzan…

    Balas
  • 11. Cheap Weddin爁   |  Agustus 19, 2011 pukul 1:05 pm

    Nice work, Keep doing it!!!😉

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Subscribe to the comments via RSS Feed


.:My Profile:.


Just one of a weak 'Abdullah', n try to be a real Islamic struggler

Posts

April 2007
S S R K J S M
« Mar   Mei »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Itung Pengunjung:

  • 340,139 lawatan

%d blogger menyukai ini: